<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?><rss version="2.0">
<channel>
	<title>Gogirl! Magazine RSS 2.0 Feed</title>
	<link>http://gogirlmagz.com/</link>
	<description>This is the RSS 2.0 feed for Gogirl! Magazine latest posts</description>
	<language>en-us</language>
	
		<item>
		<title>Fashion Highlight: How to Ride Your Bike in Style?</title>
		<link>http://gogirlmagz.com/entry/30101/how-to-ride-your-bike-in-style</link>
		<guid>http://gogirlmagz.com/entry/30101/how-to-ride-your-bike-in-style</guid>
		<pubDate>Mon, 21 May 2012 10:35:06 +0700</pubDate>
		<description><![CDATA[ Contributor : Rizqi Putri Nihayah 



Do you have a bicycle? Let's go on bike rides! Setuju nggak kalo olah raga yang satu ini paling efektif dan murah untuk mencapai kesehatan yang mahal harganya? Dan hampir setiap hari kita liat banyak pesepeda yang meramaikan jalanan ibukota. Apakah kamu salah satunya? Apalagi saat ini, model sepeda semakin beragam dan nggak kalah stylish. And as we know, salah satu yang paling digemari saat ini adalah sepeda fixie. Tapi nggak cuma fixie aja kok yang jadi favorit, sepeda mini vintage juga hip banget. And here is the blogger-world to find outfits and bikes for some inspiration. Check this out&hellip;











Beberapa street styler justru tetap memakai high hels lho saat bersepeda. Hmm, untuk yang hal yang satu ini, mungkin nggak aneh sih kalo di luar sana, hehe.. Tapi tetep, safety harus jadi point penting yang nggak boleh dilupakan.






So, find a cute bike and go green! Better for our wallets and better for our environment




&nbsp; ]]></description>
	</item>
		
	
		
	
		<item>
		<title>Places Highlight: Boemi Joglo</title>
		<link>http://gogirlmagz.com/entry/30099/boemi-joglo</link>
		<guid>http://gogirlmagz.com/entry/30099/boemi-joglo</guid>
		<pubDate>Mon, 21 May 2012 09:45:12 +0700</pubDate>
		<description><![CDATA[ 
    
        
            
        
        
            Wisata kuliner di Kota Bandung emang nggak ada habisnya. Kali ini Gogirl! mencoba restoran Boemi Joglo yang terkenal dengan Nasi Liwet-nya. Karena kontur kota Bandung yang berbukit-bukit, perjalanan Gogirl! menuju Boemi Joglo pun lumayan sulit. Itu tak lain karena lokasinya di perbukitan, yang konon tingginya kurang lebih 1000 meter di atas permukaan laut. Tapi nggak rugi deh biarpun jalanannya rada sulit, begitu sampai di Boemi Joglo, menu wajib Nasi Liwet, Sate Maranggi dan Mendoan udah menyambut kedatangan Gogirl!. Pokoknya bener-bener pas sama udara Bandung yang sejuk.
        
        
            
        
        
            Paling asyik nih Nasi Liwetnya udah dicampur daging ayam dan kemangi. Konon keraknya pun enak buat disantap loh. Selain makanannya yang terjamin kelezatannya, mau dateng kesini siang atau malam pun sama asyiknya. Satu yang pasti, suasana tempat ini emang khas Indonesia, dengan suasana etnik nusantara. Apalagi mereka juga ngemix perpaduan antara Sunda, Jawa, Eropa (hot plate, piring) dan bahkan Cina (cangkir bertuliskan Cina). Jadinya begitu dikombinasikan, justru menambah kekayaan cita rasanya. Oh ya, keuntungan kalo kita dateng kesini siang hari, sambil makan kita bisa menikmati pemandangannya yang indah. Udaranya pun sejuk dengan suasana yang asri. Nah, kalo malam hari beda lagi, lembah yang penuh cahaya lampu akan memanjakan kita dengan view yang priceless. Hmm&hellip;
            Boemi Joglo
            Jl. Rancakendal Luhur no. 17, Bandung
            Telp. 022-91121679
        
    

&nbsp; ]]></description>
	</item>
		
	
		<item>
		<title>Places Highlight: Lombard Street</title>
		<link>http://gogirlmagz.com/entry/30100/lombard-street</link>
		<guid>http://gogirlmagz.com/entry/30100/lombard-street</guid>
		<pubDate>Mon, 21 May 2012 10:19:52 +0700</pubDate>
		<description><![CDATA[ 





Kira-kira kalo lewat jalan yang satu ini bakal pusing nggak ya? hehe.. Seperti yang kita lihat, jalanan super unik ini memang benar ada loh! Tepatnya terletak di et&ndash;west street, San Francisco-California, dan namanya adalah &ldquo;Lombard Street&rdquo;. Keunikan Lombard Street terletak pada bentuknya yang memiliki 8 buah kelokan tajam, dengan bentuk kelokan yang benar-benar sama, dan menghubungkan Hyde dan Leavenworth Street. Sebenarnya, jalan yang nggak terlalu lebar ini awalnya adalah sebuah tebing yang sangat curam dan berbahaya untuk dilewati kendaraan. Oleh sebab itu seorang pengusaha properti bernama Mr. Carl Henry, mempunyai ide untuk membuat sebuah jalanan yang dapat mengurangi kemiringan tebing hingga 27%. Pada tahun 1922 Lombard Street akhirnya diresmikan menjadi jalanan umum, dengan kemiringan 16 derajat, dan 8 tikungan yang masing-masing sepanjang 400 meter. Nah, siapa hayoo yang pengen ngelewatin jalanan ini? :D








Mengingat kemiringannya, setiap kendaraan yang mau lewat hanya diperbolehkan melintas dengan kecepatan 5 mil/jam (8, 0 km/jam), untuk menghindari kecelakaan. Tetapi selain kecuramannya, ternyata jalanan ini memang jadi salah satu spot yang didatangi para turis, karena pemandangannya yang memukau dari bawah maupun dari atas, dan kita pun juga bisa menikmati deretan mansion bergaya Victorian. Apalagi kalo sedang musim semi dan musim panas, Lombard Street is alive with color, as the many beautiful flowers are in bloom. Psst, saking uniknya, beberapa film juga tertarik menjadikan Lombard Street sebagai setting film mereka, antara lain film Vertigo (1958), What&rsquo;s Up Doc (1972), Magnum Force (1973), beberapa video klip, hingga muncul di video games. Dan kalo kamu berlibur di San Francisco, pastikan kamu dateng ke jalan ini ya, karena setiap hari banyak turis yang berkumpul sekedar untuk foto-foto, menikmati pemandangan dan juga olahraga.





Photo: Berbagai sumber &amp; http://www.pachd.com



&nbsp; ]]></description>
	</item>
		
	
	
</channel>
</rss>
